May 03, 2016

Kehilangan



Malam selalu bisu,
menyaksikan luka-luka sedang duka.
Di tubuh sepi, hujan bersekutu menjatuhkan 
kesunyian.
Hening memilih diam di cela-cela 
kesenyapan.
Sementara kenyataan terbaring haru;
Sebab luka nganga

Sepenggal Kekesalan





Jauh melambung
Rasa sungkan menampar sukma
Dua biji mata
Bersua amarah
Ada apa?
Tidak ada apa-apa

Pemilik Dari Setiap Doa





Langit tampak girang
Karena dijadikannya ia lebih muda
Terberkati kembali dari tidur panjangnya
Jadi saksi atas doa terpanjatkan

Para malaikat bersama kebaktiannya
Menakar setiap wahyu
Membawa kisah-kisah luhur
Dan sederet pengharapan hamba pada Tuhannya
Setelah mengucap kalimat termanis yang

Rubrik Budaya Koran Fajar Makassar Edisi 1/5/2015

Rubrik Budaya Koran Fajar Makassar edisi 1 Mei 2016 menyiarkan Puisi Akmal Mangkana Palaloi dengan judul Periode Romantik dan Puisi Nurlaelah Azis berjudul Kehilangan. Cerpen Batara Isra berjudul Keranda Puang serta Apresiasi Irfan Palippui berjudul Jalan Sunyi Zainal Beta (Dari Tanah untuk Tanah). (*MgP)